Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026

MerahPutih.com - Indonesia masih bisa meredam dampak ketidakpastian global itu melalui bantalan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal itu ini juga dampak ketidakpastian akibat perang di Selat Hormuz dan perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, seperti pertalite dan biosolar, dipastikan tidak naik hingga akhir tahun 2026 untuk mengendalikan inflasi.

Yang paling utama dari pengendalian inflasi dari BBM ini adalah menjaga agar BBM subsidi, solar, dan bensin itu di harga tetap, tidak ada kenaikan,

ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman dalam acara Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, dipantau dari kanal resmi Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (5/10).

Laode menyampaikan, kebijakan tersebut didasari oleh BBM subsidi sebagai komponen terbesar yang dipakai oleh nelayan dan petani.

Karena ini (BBM bersubsidi) adalah komponen terbesar yang juga dipakai oleh nelayan dan petani,

kata Laode.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah memutuskan tetap menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak naik sebagai langkah melindungi daya beli masyarakat menengah ke bawah.

Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Dan pemerintah menempatkan perlindungan daya beli masyarakat sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan harga energi. (*)

Baca Artikel Asli