Baru Selesai Jalani Operasi Tahap Dua, Begini Kondisi Terakhir Novel Baswedan
Selasa, 03 April 2018 -
MerahPutih.com - Pasca operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP) tahap kedua, mata kiri penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berangsur membaik. Mata kiri yang mengalami kerusakan parah akibat siraman air keras itu sudah bisa melihat. Namun, Novel baru bisa melihat benda yang berada di depannya dengan latar belakang warna putih dan jari tangannya dari jarak satu meter.
"Penglihatan mata kiri mulai membaik, namun lambat," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (3/4).
Febri mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan dokter pada pekan lalu, penglihatan mata kiri Novel yang masih lambat itu lantaran masih terdapat banyak darah di belakang lensa mata pasca-operasi beberapa waktu lalu. "Darah keras yang terdeteksi pada saat operasi tidak berada di retina, sehingga diharapkan tidak menjadi masalah," ungkapnya.
Menurut Febri, hari ini direncanakan akan dilakukan pengecekan lanjutan mata kiri Novel dari pemeriksaan sebelumnya. Hasil pemeriksaan hari ini akan menjadi pertimbangan dokter sebelum mengizinkan Novel kembali ke Indonesia esok hari, Rabu (4/4). "Hasil pemeriksaan hari ini akan dipertimbangjan dokter lebih lanjut untuk mengizinkan atau tidak Novel pulang ke Indonesia," pungkasnya.
Novel menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP) tahap kedua mata kirinya di Singapura, pada Jumat 23 Maret lalu. Mata kiri Novel yang paling parah mengalami kerusakan akibat siraman air keras sampai tak bisa melihat.
Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal selepas salat Subuh di masjid dekat rumahnya, pada 11 April tahun lalu. Dia pun harus menjalani perawatan di Singapura selama kurang lebih 10 bulan.
Namun, selama Novel dirawat di Singapura, kasus penyiraman air keras yang ditangani Polda Metro Jaya itu belum juga menemui titik terang. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Idham Azis mengklaim pengungkapan kasus penyerangan ke penyidik senior KPK itu hanya soal waktu. (Pon)
