Merahputih.com - Barcelona akan menghadapi Feyenoord pada laga fase liga Liga Champions 2026-2027 di Camp Nou, Rabu (9/9) malam WIB.
Duel ini mempertemukan raksasa Spanyol dengan wakil Belanda yang membawa sejarah panjang di kompetisi Eropa.
Menjelang pertandingan, sejumlah statistik menarik muncul dari rekam jejak kedua tim, performa para pelatih hingga catatan individu pemain.
Baca juga:
Barcelona Cetak 17 Gol dalam 4 Laga, Paling Produktif dalam 75 Tahun Terakhir
Statistik tersebut bisa menjadi gambaran kekuatan Barcelona dan Feyenoord sebelum pertandingan dimulai.
Berikut 7 fakta dan statistik menarik jelang Barcelona vs Feyenoord:
1. Baru Sekali Bertemu
Barcelona dan Feyenoord ternyata baru pernah berhadapan satu kali sebelumnya di kompetisi Eropa.
Pertemuan tersebut terjadi pada babak 16 besar Piala Eropa 1974-1975. Barcelona berhasil melaju setelah menang agregat 3-0, dengan hasil imbang 0-0 pada leg pertama di kandang Feyenoord sebelum menang 3-0 di kandang sendiri.
2. Tim Belanda Belum Pernah Menang di Barcelona
Feyenoord menghadapi tantangan berat karena tim-tim asal Belanda belum pernah meraih kemenangan tandang melawan Barcelona di kompetisi Eropa.
Dari 10 pertandingan, klub-klub Belanda mencatat tiga hasil imbang dan tujuh kekalahan.
Baca juga:
Anthony Gordon Cetak Sejarah di Barcelona, Samai Cesc Fabregas dan Luis Suarez
3. Barcelona Punya Rekor Mentereng di Laga Pembuka
Laga melawan Feyenoord akan menjadi pertandingan pembuka Liga Champions ke-21 Barcelona di kandang sendiri.
Dari 20 pertandingan sebelumnya, Blaugrana meraih 18 kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
Satu-satunya kekalahan terjadi pada musim 2021-2022 ketika Barcelona takluk 0-3 dari Bayern Munchen.
4. Feyenoord Sering Kesulitan di Liga Champions
Feyenoord menelan lima kekalahan pada Liga Champions 2024-2025, yang merupakan penampilan terakhir mereka di kompetisi tersebut.
Jumlah tersebut menjadi kekalahan terbanyak Feyenoord dalam satu edisi Liga Champions.
5. Hansi Flick Punya Rekor Istimewa
Hansi Flick menjadi salah satu pelatih paling efektif di Liga Champions.
Di antara pelatih yang telah menangani sedikitnya 10 pertandingan di kompetisi tersebut, Flick memiliki persentase kemenangan tertinggi, yakni 72,7 persen.
Baca juga:
Kisah Unik Pelatih Sabah FK Valdas Dambrauskas: Dari Menang Kuis ke Liga Champions
6. Shaqueel van Persie Bisa Ikuti Jejak Sang Ayah
Pertandingan ini berpotensi menjadi momen spesial bagi Shaqueel van Persie.
Penyerang Feyenoord berusia 19 tahun tersebut berpeluang menjalani debut di Liga Champions. Jika tampil, ia akan mengikuti jejak ayahnya, Robin van Persie.
Robin juga berusia 19 tahun ketika melakukan debut Liga Champions bersama Feyenoord pada Oktober 2002.
7. Rodri Punya Rasio Kekalahan Rendah
Rodri juga membawa catatan impresif di Liga Champions.
Gelandang Barcelona tersebut hanya menelan delapan kekalahan dalam 62 pertandingan sepanjang kariernya di kompetisi ini. Ia mencatat 41 kemenangan dan 13 hasil imbang.
Persentase kekalahan Rodri hanya 12,9 persen, menjadi yang terendah di antara gelandang yang telah tampil lebih dari 50 kali di Liga Champions.