Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM

Dwi Astarini - 1 jam, 13 menit lalu

MERAHPUTIH.COM - PT Pertamina Patra Niaga mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan layanan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Langkah yang dilakukan meliputi penguatan pasokan hingga 57,9 juta liter BBM, penambahan jam operasional SPBU, penguatan personel lintas fungsi, serta penambahan armada mobil tangki guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

“Seluruh langkah ini dilakukan secara terpadu agar penyaluran BBM semakin optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Vice President of Corporate Communication of Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora kepada wartawan, Rabu (14/10).

Dari sisi pasokan, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.

Berdasarkan jadwal kedatangan kapal yang disiapkan, total tambahan pasokan mencapai 57,9 juta liter, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax.

Baca juga:

Antrean BBM Makin Parah, Bali Tetapkan Kerja dan Belajar dari Rumah 3 Hari Mulai Besok

Tambahan pasokan ini diharapkan memperkuat ketersediaan BBM dan mendukung kelancaran penyaluran ke SPBU di Bali. Selain penguatan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan jam pelayanan SPBU di Kota Denpasar. Dari sebelumnya 24 SPBU yang beroperasi selama 24 jam, perusahaan menyiapkan penambahan 60 SPBU dengan jam operasional yang sama.

Langkah itu dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan BBM dan memberikan lebih banyak pilihan waktu pengisian. “Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar upaya pemulihan berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Kitty.

Penguatan personel dilakukan melalui penambahan operator SPBU cadangan serta koordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan operasional.

Koordinasi juga dilakukan untuk menyiapkan pengemudi mobil tangki cadangan sebagai langkah antisipasi apabila pengemudi membutuhkan waktu istirahat sehingga keselamatan kerja dan kelancaran distribusi tetap terjaga.(knu)

Baca juga:

Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata




Baca Artikel Asli