Merahputih.com - Manajemen resmi memutuskan Arema FC pecat Marcos Santos dari kursi kepelatihan menyusul hasil buruk tanpa kemenangan di lima laga terakhir BRI Super League 2026/2027.
Keputusan berani mencopot pelatih Arema FC ini diambil demi menyelamatkan performa Singo Edan yang kian merosot dan butuh penyegaran taktik secepatnya.
Saat ini, tongkat estafet juru taktik langsung diserahkan kepada Andre Caldas pelatih interim untuk menghadapi laga krusial terdekat.
Baca juga:
Rapor merah yang terus ditorehkan di awal musim membuat petinggi klub tidak punya pilihan selain mengambil langkah tegas terkait masa depan sang pelatih Arema FC.
Puncak dari rentetan hasil negatif ini meledak ketika skuad kebanggaan warga Malang tersebut harus menelan pil pahit dalam hasil Arema vs Persija, di mana mereka dilibas habis dengan skor telak 1-5 di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (21/10). Kekalahan memalukan inilah yang memicu palu ketukan pemecatan turun lebih cepat.
Bukan Keputusan Mudah Namun Wajib Dilakukan

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membeberkan bahwa perpisahan ini murni berdasarkan evaluasi performa tim yang jalan di tempat. Meski sang pelatih dinilai sudah cukup paham dengan kultur sepak bola Tanah Air karena ini musim keduanya, rentetan hasil minor tidak bisa ditoleransi lebih jauh.
Manajemen memutuskan untuk mengistirahatkan sekaligus mengakhiri kerja sama secara profesional demi kebaikan bersama,
tegas Yusrinal.
"Keputusan ini tentu tidak mudah, apalagi ini merupakan musim kedua bagi coach Marcos Santos yang sebenarnya dinilai sangat mengenal karakter sepak bola Indonesia. Tapi lima laga tanpa kemenangan menjadi indikator penting bahwa tim butuh momentum dan ruang refreshment baru," sambung dia.
Andre Caldas Ambil Alih Kemudi Singo Edan
Mengingat jadwal kompetisi yang sangat padat, manajemen tidak mau membuang waktu. Untuk sementara waktu, asisten pelatih Andre Caldas dipercaya untuk menakhodai tim. Penunjukan ini bukan tanpa alasan kuat:
-
Paham Dapur Tim: Caldas sudah mengenal karakter seluruh pemain dan memahami betul situasi internal klub.
-
Lisensi Memadai: Secara regulasi, ia sudah mengantongi lisensi A Pro yang menjadi syarat mutlak kepelatihan di liga teratas.
-
Fokus Laga Terdekat: Tugas perdananya adalah memimpin tim bangkit saat menjamu Dewa United di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (25/10).
"Untuk memastikan persiapan tim tidak terganggu jelang laga kandang melawan Dewa United, kami menunjuk Andre Caldas sebagai pelatih interim," jelas Yusrinal.
Sembari mempersiapkan tim untuk laga akhir pekan ini, manajemen memastikan urusan administrasi dan kompensasi kontrak Marcos Santos akan diselesaikan secara kekeluargaan dan profesional. Kini, manajemen sedang berburu pelatih kepala definitif untuk membawa kembali auman Singo Edan ke papan atas klasemen.
"Kami memohon doa dan dukungan positif agar momentum pembenahan ini menjadi titik balik kebangkitan Arema FC," tutupnya.