Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak

Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 49 menit lalu

MerahPutih.com - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan antrean Panjang baru-baru ini terjadi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sekitar Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono mengatakan telah bertemu dan berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk mencegah antrea semakin Panjang.

Ia mengatakan, salah satu pemicu antrean adalah keterlambatan pengisian pasokan di SPBU luar Kota Pontianak, termasuk di Kawasan Sungai Raya. Kondisi tersebut membuat masyarakat mencari SPBU terdekat di Pontianak ketika pasokan di wilayahnya terlambat atau kosong. Perpindahan konsumen ke SPBU di Pontianak kemudian memicu antrean kendaraan dan kepanikan masyarakat.

Saya berharap warga juga tidak panik, seperti pada saat lebaran kemarin agar tidak terjadi antrean panjang kembali,

katanya.

Baca juga:

Warga Bali Antre Beli BBM, Koster Meminta Masyarakat Tidak Panik

Pertamina, desak ia, segera menormalkan pasokan BBM dan memastikan distribusinya berjalan lancar di seluruh daerah. Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.

Edi menegaskan pemenuhan BBM harus dilakukan secara merata di Kalimantan Barat. Sebab, gangguan pasokan di kabupaten dapat berdampak terhadap antrean di Pontianak, sementara persoalan distribusi di Pontianak juga berpotensi mempengaruhi wilayah sekitarnya.

Pemerintah Kota Pontianak berharap koordinasi dengan Pertamina dapat mencegah antrean berkepanjangan dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi,

katanya.

Warga Pontianak Barat, Edi berharap kondisi normal dalam beberapa hari ini antrean selalu panjang.

Harus antre lagi untuk mengisi BBM di SPBU. Kalau mengisi di luar atau di eceran tentu ada selisih Rp3.000 per liter. Kalau antre lama dan panjang. Semoga normal dan tidak terulang lagi antrean pajang seperti sebelumnya yang sempat parah,

ujarnya dikutip Antara.
Baca Artikel Asli