Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'

Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026

MerahPutih.com - Andrew Koji mengaku sempat meragukan dirinya sendiri ketika mendapat kesempatan memerankan Ryu dalam film live-action adaptasi game Street Fighter.

Karakter petarung ikonis yang telah lama dicintai penggemar di seluruh dunia itu menjadi tantangan tersendiri bagi Koji, yang ingin menghadirkan sosok Ryu secara lebih mendalam di layar lebar.

Film produksi Paramount Pictures tersebut dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 14 Oktober 2026.

Bagi Koji, memerankan Ryu bukan sekadar menampilkan kemampuan bela diri. Ia juga harus memahami konflik, kepribadian, dan sisi personal karakter yang telah dikenal luas melalui gim Street Fighter.

Dalam prosesnya, Koji turut mengamati Noah Centineo saat menghidupkan karakter Ken. Menurut Koji, Centineo memiliki karisma dan energi yang sesuai dengan karakter tersebut.

Ketika bertemu dengan Noah, aku bisa melihat Ken di dalam dirinya. Dia punya karisma dan energi yang memang terasa sangat Ken. Sementara, aku sempat meragukan diriku sendiri untuk memainkan karakter ikonis seperti Ryu yang dicintai banyak orang. Namun, aku berusaha memahami setiap sisi dirinya, termasuk konflik yang ia hadapi, dan mencari cara untuk membuatnya terasa lebih hidup,

Andrew Koji.

Andrew Koji Dalami Sisi Manusiawi Ryu

Keraguan Koji muncul karena besarnya popularitas Ryu di kalangan penggemar Street Fighter. Karakter tersebut bukan hanya dikenal karena kemampuan bertarungnya, tetapi juga memiliki perjalanan dan konflik personal yang menjadi bagian dari identitasnya.

Koji berupaya memahami berbagai sisi Ryu agar karakter tersebut tidak hanya tampil sebagai petarung tangguh. Ia ingin menghadirkan sosok yang memiliki konflik dan sisi manusiawi sehingga terasa lebih hidup bagi penonton.

Pendekatan tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam mengadaptasi karakter gim ke format film. Selain mempertahankan ciri khas Ryu, Koji perlu menerjemahkan karakter tersebut ke dalam penampilan yang dapat dinikmati penonton di layar lebar.

Baca juga:

Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari

Ryu dan Ken Terjebak dalam Konspirasi Turnamen World Warrior

Dalam film Street Fighter, Ryu yang diperankan Andrew Koji kembali dipertemukan dengan Ken, karakter yang dimainkan Noah Centineo.

Keduanya kemudian direkrut Chun-Li, yang diperankan Callina Liang, untuk mengikuti Turnamen World Warrior.

Namun, turnamen tersebut ternyata membawa Ryu dan Ken ke dalam sebuah konspirasi tersembunyi. Mereka harus menghadapi masa lalu sekaligus berhadapan satu sama lain.

Konflik tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kedua karakter. Jika gagal mengatasinya, Ryu dan Ken terancam menghadapi kehancuran.

Kisah ini memadukan pertarungan dengan konflik personal, sekaligus membawa karakter-karakter ikonis dari gim Street Fighter ke dalam cerita film aksi.

Film Street Fighter Hadirkan 14 Adegan Pertarungan Utama

Selain cerita dan konflik karakter, aksi bela diri menjadi salah satu elemen penting dalam film Street Fighter.

Produksi ini menampilkan 14 adegan pertarungan utama yang dirancang untuk memperlihatkan karakteristik masing-masing petarung.

Tim stunt memadukan berbagai disiplin bela diri, mulai dari Shotokan, Goju-Ryu, judo, wushu, dan tai chi hingga kung fu. Beragam teknik tersebut digunakan untuk menerjemahkan gerakan khas dalam gim ke dalam koreografi pertarungan yang dinamis di layar lebar.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman Street Fighter ke format film aksi. Setiap pertarungan dirancang untuk menonjolkan gaya khas para karakter, sehingga identitas masing-masing petarung tetap menjadi bagian penting dari cerita.

Baca juga:

Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik

Kitao Sakurai Sutradarai Film Street Fighter

Film Street Fighter disutradarai Kitao Sakurai, yang juga menulis skenario bersama T.J. Fixman.

Proyek ini diproduseri Cale Boyter, Stefan Makhoul, Jason Momoa, Takayuki Nakayama, dan Mary Parent, serta diproduksi Paramount Pictures.

Film ini mengangkat karakter-karakter ikonis dari game Street Fighter ke dalam kisah yang memadukan pertarungan, konflik personal, dan konspirasi. (Tka)

Baca Artikel Asli