MerahPutih.com - Pelatih Arema FC, Marcos Santos menuntut tim menjaga keseimbangan permainan sekaligus mewaspadai ancaman Allano Lima saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan keempat Super League 2026/27 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10) sore.
Arema membidik tiga poin di kandang demi memperbaiki posisi di klasemen. Saat ini, mereka berada di peringkat kesembilan dengan koleksi lima poin.
Ambisi meraih kemenangan bisa menjadi bumerang jika pertahanan lengah menghadapi kecepatan serangan Bhayangkara FC.
Baca juga:
Bhayangkara FC adalah tim yang mampu mempercepat permainan dan bermain sangat cepat serta vertikal. Kami harus menjaga keseimbangan. Meski bermain di kandang dan menyadari tanggung jawab yang kami miliki, kami akan berusaha memenangkan pertandingan,
ujar Marcos Santos.
“Namun, kami juga harus menjaga keseimbangan agar tidak kehilangan organisasi permainan dan menjadi sasaran serangan balik Bhayangkara,” imbuhnya.
Allano Lima Jadi Ancaman Serius Arema FC
Nama Allano Lima menjadi salah satu pemain yang disorot. Mantan pemain Persija Jakarta tersebut telah mencetak dua gol dan satu assist bersama Bhayangkara FC musim ini.
Catatan itu belum sebanding dengan kontribusinya musim lalu bersama Persija. Pemain asal Brasil tersebut membukukan sembilan gol dan sembilan assist dari 29 pertandingan dengan total 2.495 menit bermain.
Marcos menilai peran Allano kini berbeda dibandingkan ketika memperkuat Persija. Ia lebih sering bergerak ke area tengah, sehingga Arema harus mengantisipasi pergerakannya dalam membangun serangan.
Allano menjalankan peran berbeda dibandingkan saat bermain di Persija, yakni lebih banyak bergerak ke tengah. Ketika bermain di Persija, ia lebih sering bermain di sisi lapangan, bersama Sibide, Ocan, dan Ristovski, yang merupakan pemain-pemain penentu,
tutur pelatih asal Brasil itu.
Baca juga:
Shin Tae-yong Wanti-wanti Skuad Persija Tidak Boleh Lengah Vs PSIM demi Kemenangan Keempat
Gustavo Henrique Absen, Arema Harus Ekstra Hati-hati
Di tengah persiapan menghadapi Bhayangkara FC, Arema juga dipastikan belum bisa diperkuat Gustavo Henrique. Bek tersebut masih menjalani pemulihan cedera yang cukup serius.
Marcos menegaskan timnya tidak akan mengambil risiko dengan memainkan Gustavo sebelum kondisinya benar-benar siap. Klub bahkan menambah tenaga profesional untuk membantu proses pemulihan sang pemain.
Tidak, sama sekali tidak ada peluang. Gustavo sedang menjalani proses transisi dan mulai menunjukkan perkembangan dari cederanya,
kata Marcos Santos.
“Kami berharap kondisinya terus membaik. Klub mendatangkan satu tenaga profesional tambahan untuk membantu menangani cederanya, karena cedera tersebut cukup serius. Harapannya, dia bisa segera siap untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” pungkasnya. (*)