Merahputih.com - Hasil AC Milan vs Benfica di laga pembuka Liga Europa musim ini harus berakhir dengan skor pilu 0-2, yang sekaligus menjadi bukti bahwa rentetan kekalahan AC Milan berakar dari banyaknya kesalahan mendasar di atas lapangan.
Bintang Rossoneri, Alexis Saelemaekers, secara terbuka mengakui bahwa timnya sebenarnya sudah bersiap maksimal, namun deretan blunder fatal akhirnya sukses menghancurkan harapan mereka untuk menang di San Siro.
Baca juga:
Statistik AC Milan vs Benfica: Penguasaan Bola Tinggi Bukan Jaminan Menang Mutlak
Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, skuad asuhan Stefano Pioli ini sejatinya sangat mengincar kemenangan dalam pertandingan Liga Europa kali ini demi mengembalikan rasa percaya diri.
Sayangnya, Benfica racikan Marco Silva tampil jauh lebih cerdik dan taktis dalam menghukum kelengahan tuan rumah.
Gol cepat Dodi Lukébakio di menit ke-16 disusul sontekan mematikan Jakub Kamiński pada awal babak kedua, tak hanya mengunci kemenangan tim tamu, tapi juga sukses memperpanjang rekor buruk Milan yang kini mandul alias gagal mencetak gol di babak pertama dalam lima pertandingan berturut-turut.
Kutukan Babak Pertama dan Janji Evaluasi Total
Masalah tumpulnya lini depan di awal laga rupanya memantik rasa frustrasi di dalam ruang ganti. Bayangkan saja, sudah lima pertandingan beruntun armada Milan seolah kehilangan taring saat peluit babak pertama dibunyikan. Saat ditanya mengenai tren negatif ini, Saelemaekers memberikan tanggapan yang cukup menohok.
Banyak tim sekarang di babak pertama saling mempelajari formasi satu sama lain, tapi strategi itu tidak benar-benar berjalan buat kami di beberapa laga terakhir,
ungkap Saelemaekers.
Pemain asal Belgia itu menolak mencari kambing hitam dan menuntut rekan-rekannya untuk segera bangkit.
Kami tidak punya alasan, kami ini Milan dan kami wajib mencetak gol. Kami harus bekerja lebih keras dan memastikan tidak terus mengulang kesalahan-kesalahan seperti ini,
tambahnya.
Nasib Saelemaekers dan Ambisinya Merebut Posisi Utama
Bukan cuma soal performa tim yang lagi anjlok, nasib Saelemaekers sendiri di skuad utama juga kerap jadi sorotan.
Musim ini ia tak selalu jadi pilihan pertama dan uniknya, saat diturunkan, ia sering diplot di posisi yang berubah-ubah.
Baca juga:
Hasil Liga Europa: AC Milan Tumbang 0-2 di San Siro, Benfica Bikin Start Rossoneri Terasa Pahit
Alih-alih mengeluh atau ngambek, ia justru menunjukkan mentalitas baja untuk kembali merebut kepercayaan pelatih.
Kerja keras. Cuma itu kata yang bisa saya sampaikan. Saya harus kerja ekstra setiap hari supaya pantas dapat tempat di tim utama,
jelasnya.
Bagi Saelemaekers, ego pribadi harus ditekan demi kepentingan lambang di dada.
Yang paling penting itu bukan situasi pribadi saya, tapi kebersamaan grup, tim, dan pastinya kemenangan. Kami semua harus berjuang bareng-bareng, dan saya bakal terus berupaya merebut kembali posisi saya,
pungkas sang pemain.