Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

AC Milan Krisis Identitas, Taktik Ruben Amorim Berubah Jelang Lawan RB Salzburg

Angga Yudha Pratama - 32 menit lalu

Merahputih.com - Jelang laga krusial AC Milan vs RB Salzburg, sorotan utama justru tertuju pada pencarian jati diri dan taktik AC Milan terbaru di bawah asuhan Ruben Amorim yang terus berubah.

Keputusan merombak formasi andalan dari 3-4-2-1 menjadi skema empat bek memunculkan tanda tanya besar tentang konsistensi permainan Rossoneri musim ini.

La Gazzetta dello Sport bahkan melaporkan bahwa skuad AC Milan saat ini sedang mengalami krisis identitas yang cukup serius.

Baca juga:

Pertahanan AC Milan 'Alergi' Bola Mati, Ruben Amorim Punya PR Besar

Bayangkan saja, saat ditahan imbang 1-1 oleh Sassuolo akhir pekan lalu, penerapan formasi AC Milan terlihat seperti memainkan beberapa versi tim yang berbeda dalam satu pertandingan.

Kadang mereka tampil begitu agresif menekan lawan dengan tempo tinggi, namun tiba-tiba gaya bermainnya menurun drastis dan beralih ke pola yang lebih pasif.

Padahal, publik berharap penampilan meyakinkan seperti saat membungkam Torino di awal musim bisa terus dipertahankan.


Taktik Bunglon atau Sekadar Coba-Coba?

Prediksi

Sejak pramusim hingga awal kompetisi Serie A dan Liga Europa, Milan sebenarnya terlihat cukup nyaman dengan pakem 3-4-2-1.

Sayangnya, skema ini belakangan sering dibongkar pasang dan kehilangan sentuhan magisnya. Di laga melawan Sassuolo, formasi empat bek mendadak kembali diterapkan usai turun minum di Reggio Emilia.

Menanggapi perubahan strategi yang terkesan ekstrem ini, gelandang anyar Adrien Rabiot memiliki pandangannya sendiri terkait fleksibilitas skuad.

Kami beradaptasi dengan lawan; selama sepekan, kami berlatih secara berbeda tergantung pada pertandingan,

ungkap Rabiot.


Pembelaan Ruben Amorim dan Proses Adaptasi

Media asal Italia, Gazzetta, menilai gaya bermain adaptif ini ibarat pisau bermata dua; wajar dilakukan, tapi sangat berisiko bagi tim yang masih meraba-raba kepastian di awal musim.

Pelatih Ruben Amorim sendiri sadar betul akan situasi transisi ini. Seperti yang pernah ia singgung pada September lalu, sangat penting bagi timnya untuk "membeli waktu" lewat rentetan kemenangan agar proses adaptasi berjalan mulus.

Baca juga:

Hasil Liga Champions Terbaru: MU Hancur Lebur, Inter Milan Dipermalukan di Kandang

Terkait performa tim yang kerap dituding kehilangan arah, Amorim tidak sepenuhnya mengelak namun tetap memberikan pembelaan.

"Kadang, ya [Milan kehilangan arah], tetapi tidak dalam laga ini. Saya lebih sering melihatnya di laga lain daripada hari ini, tetapi saya rasa kami juga tim yang kadang kehilangan intensitas lalu kembali ke dalam permainan. Kami mencoba bermain dengan cara berbeda dan kami akan membaik," tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Baca Artikel Asli