8 Permintaan Persija Sebelum Melawan Persib
Rabu, 25 Oktober 2017 -
MerahPutih.com - Pertemuan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung selalu dikenal sebagai salah satu duel klasik nan panas di kancah sepak bola Indonesia. Duel kedua tim ini kerap berjalan menarik dan keras, serta dibumbui perseteruan kedua suporter. Seperti diketahui, The Jakmania-sebutan suporter Persija dan Bobotoh- pendukung Persib saling berseteru.
Meski saat ini kedua suporter sedang dalam proses ke jalan perdamaian, bukan tidak mungkin masih ada peluang timbulnya percikan api perseteruan, saat Persija menjamu Persib pada pekan ke-33 Liga 1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jumat (03/11) mendatang.
Untuk itu, Persija mengajukan delapan poin penting kepada operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), untuk menciptakan suasana pertandingan yang kondusif. Salah satu poin penting yang menarik perhatian adalah melarang Bobotoh untuk hadir ke Stadion Patriot, dan meminta waktu kick off diubah.
Berikut delapan poin yang disampaikan Persija kepada PT LIB seperti dilansir BolaSkor.com:
1. Dengan pertimbangan faktor keamanan, Kepolisian minta agar waktu penyelenggaraan pertandingan diubah menjadi pukul 15.00 WIB.
2. PT. Liga Indonesia Baru (LIB) dapat menerbitkan surat larangan bagi suporter Persib Bandung (Bobotoh) untuk hadir di stadion, sebagaimana pada saat The Jakmania dilarang hadir di Bandung sesuai surat dari Polda Jabar.
3. Hanya penonton yang punya tiket saja yang diperbolehkan untuk berada di ring tiga stadion.
4. Tiket pertandingan (tiket gelang) mulai dipakai Jakmania pada saat keberangkatan dari masing-masing wilayah.
5. Bersama-sama aparat keamanan akan melakukan penyaringan penonton yang tidak memiliki tiket di titik-titik sebagai berikut :
- Pintu keluar tol Bekasi Barat dan tol Bekasi Timur
- Stasiun Kereta Api Bekasi
- Jalan Siliwangi depan Polsek Bantar Gebang
- Jalan Tambun Bulak Kapal
- Jalan raya KH. Noer Ali Bekasi
- Fly over Kranji arah Pulogadung
- Perempatan Jalan Rawa Panjang
- JPO-JPO yang dilintasi Jalan Tol
6. Panpel Persija mengerahkan aparat keamanan kurang lebih 2.500 personil.
7. Untuk penonton yang tidak kebagian tiket, manajemen Persija akan menyediakan acara nonton bareng (nobar) di Jakarta.
8. Tiket untuk penonton pada pertandingan tersebut tidak akan dijual bebas (penjualan tiket melalui loket dan online ditiadakan) hanya dijual untuk Jakmania melalui Pengurus Pusat (PP). (*)