Teknologi

Proyek Aksesoris Gaming Futuristik yang Hebat atau Justru Malah Aneh

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 10 Oktober 2019
Proyek Aksesoris Gaming Futuristik yang Hebat atau Justru Malah Aneh

Video game bisa jadi bukti berkembangnya teknologi buatan manusia (Foto Pixabay/superanton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERKEMBANGAN industri video game adalah hasil dari perkembangan teknologi digital yang pesat. Canggihnya konsol dan aksesoris video game merupakan bukti kemajuan teknologi dari masa ke masa.

Perkembangan tersebut belum berhenti, justru semakin pesat dibanding sebelumnya. Untuk membuktikan hal tersebut, berikut empat proyek aksesoris video game yang dapat memajukan bidang teknologi manusia dan industri video game:


Baca Juga:

5 Dampak Negatif Bermain Video Game

1. King's Assembly

kibor
King's Assembly ciptaan Solid Art Labs (Foto: YouTube/New Technology)


Selama bertahun-tahun kita menggunakan kibor dan mouse yang terhubung pada komputer (PC) apa yang kita kerjakan. Begitu juga saat memainkan video game lewat PC. Sayangnya terkadang mouse dan kibor kurang efektif untuk kedua tangan kita.

Ini karena banyaknya tombol yang ada di kibor. Padahal terkadang tangan kanan kita terjebak di mouse. Tapi apa jadinya kalau ada alat yang memungkinkan tangan kanan kita tetap dapat mengetik sambil memegang mouse?

Itu lah konsep yang nampaknya dipikirkan oleh Solid Art Labs. Mereka membuat proyek bernama King's Assembly, yang nampaknya menggabungkan kibor dan mouse jadi satu perangkat.

Tak hanya itu, bahkan King's Assembly ini memiliki analog untuk bagian jempol. Dan tak perlu takut pergelangan jadi pegal saat menggunakan produk ini. Karena Solid Art Labs membuat bantalan di sekitar pergelangan supaya tetap nyaman ketika menggunakannya.

Tentunya produk ini memberikan akses kontrol yang luas bagi penggunanya. Tinggal tergantung bagaimana Solid Art Labs dapat membuat produk ini dapat digunakan senyaman mungkin. Yang paling utama adalah bagaimana orang harus beradaptasi dengan bentuknya yang cukup aneh.

2. 3RD Space Gaming Vest

virtual
3RD Space Gaming Vest simulasikan rasanya tertembak atau terkena ledakan (Foto YouTube/LanPartyBR)

Banyak pengembang game yang tentunya ingin memberikan pengalaman yang lebih mendalam atau nyata kepada gamer. Itu lah kenapa mulai ada yang namanya Virtual Reality yang dapat membawa penggunanya seakan-akan ke realitas lain lewat visual.

TN Games nampaknya punya cara lain untuk membawa pengalaman nyata kepada gamer. Bukan lewat visual, tetapi lewat indra peraba. Lebih tepatnya, TN Games menciptakan rompi yang membuatmu bisa merasakan peluru yang mengenai badan karakter gamemu. Rompi yang dinamai 3RD Space Gaming Vest mampu melakukan hal tersebut dengan memompa udara ke bagian-bagian rompi tertentu.

Tentunya rompi ini dapat melengkapi teknologi VR. Gamer akan berasa benar-benar berasa di medan perang menggunakan rompi ini. Tapi bisa jadi justru rompi ini dapat memberikan pengalaman yang menakutkan karena terasa terlalu nyata.

Baca Juga:

Tidak Selalu Negatif, Bermain Video Game Juga Punya Dampak Positif

3. PrioVR




Meski VR telah berhasil membawa penggunanya ke realitas lain secara visual, namun karakter di dalam VR terkadang masih terasa kaku. Untuk mengatasi hal tersebut, Yostlabs membuat PrioVR dengan 17 sensor yang dapat membaca gerakan penggunanya.

Sensor bejrumlah 17 itu menghasilkan karakter di dalam VR yang luwes. Hampir mirip dengan gerakan asli penggunanya. PrioVR ini sebenarnya sudah dapat dibeli dan digunakan. Hanya saja karena harganya yang mahal dan teknologi VR yang belum berkembang penuh, belum banyak orang yang memiliki PrioVR ini.


4. Omni


Satu hal yang masih menjadi permasalahan teknologi VR yaitu soal ruang dan pergerakan penggunanya. Untuk menggerakan karakter dalam VR, pengguna dapat menggunakan dua opsi. Bergerak secara sungguhan atau menggunakan tombol yang ada di kontroler VR.

Hanya saja kedua opsi tersebut memiliki kelemahan masing-masing. Untuk dapat menggunakan opsi pertama artinya pengguna VR harus berada di ruangan yang luas. Sedangkan opsi kedua membuat gerakan terasa tidak nyata.

Untuk mengatasi masalah tersebut Virtuix membuat alat bernama Omni. Yang memungkinkan pengguna VR berjalan atau bahkan berlari di tempat. Hal tersebut membuat bergerak dalam VR terasa lebih nyata tanpa membutuhkan ruangan yang luas. (sep)

Baca Juga:

Bermain 'Video Game; Jamin Kerja di Masa Depan?

#Video #Video Game #Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - 1 jam, 26 menit lalu
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Xiaomi 18 kini muncul di database IMEI GSMA. HP tersebut diperkirakan meluncur November 2026 mendatang.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Xiaomi 18 Muncul di Database IMEI GSMA, Pertanda Meluncur November 2026?
Bagikan