Teknologi

Microsoft Luncurkan Viva, Platform Masa Depan untuk Work From Home

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 05 Februari 2021
Microsoft Luncurkan Viva, Platform Masa Depan untuk Work From Home

Satya Nadella, CEO Microsoft. (Foto: WebProNews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MICROSOFT baru saja meluncurkan platform terbarunya, Viva, yang dapat membantu pekerjaan jarak jauh serta menjadi cara pandang baru terhadap dunia digital. Platform ini dirancang sebagai 'portal' bagi karyawan dan para pebisnis untuk menavigasi kompleksitas bekerja dari rumah.

Berbagai fitur di dalamnya pun siap memudahkan pekerjaanmu, seperti akses ke komunikasi internal yang dibangun di atas integrasi SharePoint, Yammer, dan alat Microsoft lainnya. Selain itu, Viva juga menawarkan akses ke analisis tim dan integrasi dengan pembelajaran LinkedIn dan penyedia konten pelatihan lainnnya.

“Kami telah berpartisipasi dalam eksperimen kerja jarak jauh terbesa, bersakala, yang pernah ada di dunia. Saat dunia pulih, tidak ada jalan untuk kembali. Fleksibilitas dalam kapan, di mana, dan bagaimana adalah kuncinya,” kata CEO Microsoft, Satya Nadella yang menggarisbawahi hampir satu tahun pandemi mengubah cara orang bekerja.

Baca juga:

Microsoft Hadirkan Komputer Canggih Untuk Lawan Virus Corona


Microsoft Viva bukanlah aplikasi atau bahkan layanan, tetapi platform untuk meningkatkan pekerjaan jarak jauh dan membantu bisnis menyesuaikannya. Microsoft menganggap Viva akan membantu di era digital baru ini.

“Kami harus berhenti memikirkan tentang pekerjaan sebagai tempat dan mulai memikirkan tentang cara mempertahankan budaya, menghubungkan karyawam dan memanfaatkan kecerdasan manusia dalam dunia hybird,” kata Jared Spataro, Kepalda Microsoft 365.

Baca juga:

Microsoft Word Kini Bisa Transkrip Percakapan di Web

Microsoft Luncurkan Viva, Platform Masa Depan untuk Work From Home
Viva Connections bertindak sebagai portal bagi karyawan. (Foto: The Verge)

Spataro memprediksi sejak awal pandemi akan selamanya mengubah cara kita belajar dan bekerja. Dirancang untuk era kerja baru yang fleksibel, Viva berintegrasi ke dalam Microsoft Teams dan bekerja seperti intranet lama dengan mengumpulkan bagian-bagian penting dari bisnis ke dalam satu lokasi.

Microsoft juga membagi Viva dalam empat modul, yakni Connetions, Learning, Topics, dan Insights. Untuk Connections, pengguna dapat mengakses berita perusahaan, kebijakan, manfaat, dan komunitas internal. Modul ini diciptakan sebagai portal buat kamu yang baru saja mulai bekerja di perusahaan dan belum pernah bertemu dengan rekan kerja.

Microsoft Luncurkan Viva, Platform Masa Depan untuk Work From Home
Viva Insights memberikan data tentang pola dan tren kerja. (Foto: The Verge)

Selain itu, Viva Learning dapat diakses untuk pembelajaran dan pengembangan karyawan. Di sinilah pihak perusahaan akan menampung materi pelatihan, kursus, dan konten pendidikan lainnya.

Modul selanjutnya adalah Topics, layanan untuk berbagi pengetahuan seputar perusahaan berupa dokumen, video, dan orang terkait. Terakhir adalah Insights yang menjadi fitur untuk melihat produktivitas perusahaan.

Viva juga meningkatkan ambisi Microsoft untuk menempatkan Teams di pusat strateginya agar bekerja dan bertindak sebagai penghubung dalam segala hal yang dilakukan perusahaan. (and)

Baca juga:

Microsoft Tutup Toko Ritel Secara Permanen di Seluruh Dunia

#Teknologi #Microsoft #Work From Home (WFH) #Media Sosial #Tren Media Sosial
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Tekno
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
OPPO Reno 16 series siap meluncur di Indonesia pada 3 Juli 2026. Kini, pre-order HP tersebut sudah dibuka sejak 18 Juni 2026.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
OPPO Reno 16 Series Meluncur di Indonesia 3 Juli 2026, Pre-Order Sudah Dibuka!
Tekno
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Penaikan harga tersebut tidak dapat dihindari karena situasi terkait dengan cip memori telah menjadi tidak berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Apple akan Naikkan Harga Produk, Ledakan AI Dorong Kenaikan Biaya Cip
Tekno
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
iPhone Air 2 kabarnya akan hadir dengan konsep baru. HP itu membawa kamera ganda dan baterai yang lebih awet.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Bocoran iPhone Air 2: Hadir dengan Kamera Ultra-Wide dan Performa Lebih Kencang
Tekno
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Vivo X Fold 6 kabarnya meluncur global pada Juli 2026 mendatang. HP ini membawa baterai 7.000mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Vivo X Fold 6 Meluncur Juli 2026, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
OPPO Reno 15A diam-diam meluncur di Jepang. HP ini membawa baterai jumbo 7.000mAh dan kamera 50MP.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
OPPO Reno 15A Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Snapdragon 6 Gen 1
Tekno
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Apple kemungkinan menunda peluncuran iPhone 18 reguler hingga 2027. iPhone 18 Pro dan iPhone lipat pertama disebut tetap meluncur pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Apple Kemungkinan Tak Rilis iPhone 18 di 2026, Fokus ke Seri Fold dan Pro
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Xiaomi 18 Pro kabarnya meluncur lebih awal. Lalu, versi Standar akan menyusul pada 2027 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Xiaomi 18 Pro Kabarnya Debut Lebih Awal, Mulai Ikuti Strategi Apple?
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Pendiri LSI, Denny JA, memperkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital. Ia menyoroti peristiwa yang terjadi pada Agustus 2025.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Denny JA Perkenalkan Teori Kerusuhan Era Digital, Soroti Peran Kelas Rentan Digital
Bagikan