Viral

Lima 'Challenge' kekinian yang Berbahaya dan Berisiko Kematian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 21 Januari 2019
Lima 'Challenge' kekinian yang Berbahaya dan Berisiko Kematian

Tantangan atau challenge kekinian yang berbahaya untuk diikuti (foto: thepioneeronline.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN ini banyak sekali challenge atau tantangan yang dilakukan vlogger dan menjadi viral di dunia maya, baik yang berbahaya maupun hanya sekedar guyon. Berikut lima tren challenge yang berbahaya dan beresiko kematian:

1. Ice Bucket Challenge

ice bucket challenge
Awalnya untuk kebaikan namun ternyata berbahaya untuk dilakukan (foto: theatlantic.com)


Ice bucket challenge adalah tantangan yang mengguyurkan tubuh mereka dari kepala hingga kaki dengan air es sebanyak satu ember. Awalnya, Ice bucket challenge dibuat sebagai salah satu kampanye untuk menyumbangkan uang demi penelitian penyakit ALS, atau dikenal sebagai Lou Gehrig's Disease.

Dalam skala kecil, challenge ini bisa menyebabkan cidera mata ketika kornea terkena oleh bongkah kecil es yang disiramkan di kepala. Selain itu, pelaku juga bisa mengalami hipotermia karena tekanan air es yang tiba-tiba dan banyak mengenai bagian kepala.

Siraman air es yang langsung dan tiba-tiba pada kepala juga bisa menyebabkan shock pada tubuh. Hal ini bisa memicu masalah pada kesehatan jantung dan kardiovaskular.

Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.
Bagikan