Isi Perut di Senin Pagi dengan Variasi Sandwich Gandum Sehat

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 23 Oktober 2017
Isi Perut di Senin Pagi dengan Variasi Sandwich Gandum Sehat

Sandwich gandum kornet. (foto: sajian sedap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERBURU-buru di pagi hari bukan alasan untuk melewatkan sarapan. Salah satu cara terbaik untuk tetap menikmati sarapan di kala sempit ialah memanfaatkan roti dan olahannya.

Sandwich atau roti lapis merupakan salah satu variasi olahan roti yang mudah dbuat. Isi dalam roti lapis dapat dipilih sesuai selera, manis atau asin. Penyuka manis bisa menambahkan Nutella atau selai kacang ke dalam roti lapis. Sementara itu, yang gemar makanan asin bisa berkreasi dengan sayuran, telur, daging asap, hingga kornet.

Roti lapis kornet gandum ini bisa jadi pilihan tepat sebagai menu sarapan yang lezat. Agar lebih sehat bernutrisi, Anda bisa memakai roti gandum untuk bahan roti lapis. Selain itu, roti gandum akan membuat Anda kenyang lebih lama.


Bahan:

6 lembar roti tawar gandum, panggang di atas pan

Bahan sayuran (aduk rata)

6 lembar lettuce, iris halus
1 buah wortel impor, iris korek api
1 buah timun jepang, iris korek api

Bahan isi:

150 gram kornet
2 butir telur rebus, cincang kasar
1 sendok makan bawang bombay cincang
2 butir telur
2 sendok makan tepung panir kasar
1 sendok teh kecap inggris
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh merica bubuk
2 sendok makan mentega asin untuk menumis

Bahan olesan (aduk rata):

1 sendok makan mayones
1 sendok makan saus tomat


Cara membuat:

1. Isi, aduk rata kornet, telur rebus, bawang bombay, telur, tepung panir, kecap inggris, garam, dan merica.

2. Ambil sedikit adonan. Bentuk bulat sebesar roti. Sisihkan.

3. Masak di atas pan yang sudah diberi mentega asin sampai matang, Angkat. Sisihkan.

4. Ambil selembar roti tawar gandum. Oleskan bahan olesan. Beri sayur. Tambahkan kornet di atasnya. Tutup dengan selembar roti di atasnya. Sajikan.(*)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan