Film

'Everything Everywhere All at Once' Siap Pecahkan Rekor Penjualan untuk A24

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Agustus 2022
'Everything Everywhere All at Once' Siap Pecahkan Rekor Penjualan untuk A24

Everything Everywhere All at Once bakal rekor penjualan untuk A24. (Foto: YouTube/A24)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM Everything Everywhere All at Once produksi A24 telah berhasil menjajaki box office utama, sekaligus berhasil melampaui penjualan hingga USD 100 juta (Rp 1,4 triliun) secara global. Menjadikannya sebagai film produksi A24 pertama yang bisa mencapai standar tinggi untuk box office tersebut.

Mengutip Variety, Minggu (31/7), sejak ditayangkan di bioskop pada Maret 2022, petualangan multiverse itu berhasil mencapai box office di tengah perjalanannya untuk menjadi film terlaris sepanjang masa dari A24.

Sejauh ini, Everything Everywhere All at Once telah menghasilkan USD 68,9 juta (Rp 1 triliun) di AS dan USD 31,1 juta (Rp 462 miliar) secara internasional, membuat pendapatan globalnya mecapai USD 100 juta (Rp 1,4 triliun).

Baca juga:

'Guardians of the Galaxy Vol 3' Lebih Emosional

'Everything Everywhere All at Once' Siap Pecahkan Rekor Penjualan untuk A24
A24 kembali mamasukan film ini ke bioskop-bioskop di AS. (Foto: A24)

Sebelumnya, drama anxiety yang diperankan Adam Sandler, Uncut Gems, telah menjadi rilisan terbesar dari A24 dengan menghasilkan USD 50 juta (Rp 743 miliar) di Amerika Utara.

Sementara film horor dari A24, Hereditary, menjadi film dari perusahaan itu yang sebelumnya memegang gelar penghasil keuntungan terbesar secara global dengan USD 79 juta (Rp 1,1 triliun). Film populer lainnya dari A24 yang berhasil masuk box office adalah Lady Bird dan Moonlight.

Meski Everything Everywhere All at Once sudah tersedia di platform streaming, penjualan tiket bioskop masih terus meningkat. Sangat mungkin film yang dibintangi Michelle Yeoh tersebut akan mengalahkan pencapaian Hereditary.

Selama akhir pekan (29/7), A24 merilis ulang film tersebut di bioskop di seluruh AS dengan tambahan delapan menit durasi, serta pesan yang telah direkam sebelumnya dari para pembuat film itu. Film ini berhasil kembali membawa keuntungan sekitar USD 650 ribu (Rp 9,6 miliar) dari 1.490 lokasi selama periode tersebut.

Baca juga:

Ketika Anabul Jadi Pahlawan di 'DC League of Super-Pets'

Disutradarai oleh Daniel Kwan dan Daniel Scheinert, Everything Everywhere All at Once menampilkan Michelle Yeoh sebagai Evelyn Wang, pemilik tempat cuci pakaian yang sedang berjuang saat diaudit oleh kantor pajak.

Cerita berubah ketika dia menemukan dirinya harus terhubung dengan dirinya sendiri versi alam semesta paralel dan mencegah kehancuran dahsyat.

Dengan anggaran produksi USD 25 juta (Rp 371 miliar), Everything Everywhere All at Once tampaknya menjadi salah satu dari sedikit film indie yang menghasilkan keuntungan dari penayangan secara teatrikal di masa pandemi.

Film ini tergolong salah satu film yang mendapatkan manfaat dari platform rilisnya, artinya film tersebut awalnya dibuka di bioskop tertentu untuk membangun kesadaran dan meningkatkan promosi dari mulut ke mulut sebelum perlahan-lahan berkembang secara nasional. (kna)

Baca juga:

'Spirit Halloween', Film Horor yang Ramah Anak-Anak

#Film #Box Office
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Berita Terkait

Indonesia
Kang Saep 'Copet' Preman Pensiun Meninggal Dunia, Nama Aslinya Cuk Nugroho
Penampilannya yang khas turut memberikan warna tersendiri dan menjadi bagian yang diingat oleh penonton setia Preman Pensiun.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Kang Saep 'Copet' Preman Pensiun Meninggal Dunia, Nama Aslinya Cuk Nugroho
Lifestyle
9 Film Horor Baru Saat Liburan Sekolah
Tak hanya menghadirkan film horor murni, beberapa judul juga menawarkan perpaduan genre thriller, fantasi, hingga komedi yang membuat pengalaman menonton semakin beragam.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
9 Film Horor Baru Saat Liburan Sekolah
ShowBiz
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
Ajang film bergengsi Indonesia ini membuka pendaftaran untuk film cerita panjang, film noncerita panjang, film cerita pendek, film dokumenter panjang, film dokumenter pendek, film animasi panjang, film animasi pendek, dan kritik film.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
ShowBiz
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Sidharta Tata siapkan film 'Hujan Kematian', adaptasi komik sejarah horor 'Locust'. Mengangkat kisah kelam diskriminasi terhadap etnis Tionghoa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
ShowBiz
Netflix Siap Rilis Film Animasi 'Steps' Akhir 2026, Simak Deretan Bintang Pengisi Suara dan Sinopsisnya
Netflix siapkan film animasi 'Steps' tayang akhir 2026. Film ini menghadirkan reinterpretasi kisah Cinderella dengan sudut pandang berbeda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Netflix Siap Rilis Film Animasi 'Steps' Akhir 2026, Simak Deretan Bintang Pengisi Suara dan Sinopsisnya
ShowBiz
Trailer 'Spider-Man: Brand New Day' Rilis, Hulk Kembali Muncul saat Peter Parker Kehilangan Kendali
Sony Pictures merilis trailer Spider-Man: Brand New Day. Tom Holland kembali sebagai Peter Parker, sementara Mark Ruffalo muncul sebagai Hulk.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Trailer 'Spider-Man: Brand New Day' Rilis, Hulk Kembali Muncul saat Peter Parker Kehilangan Kendali
ShowBiz
Netflix Siapkan Film Romantis 'Walk the Blue Fields', Satukan Emily Blunt dan Andrew Scott
Netflix menyiapkan film romantis Walk the Blue Fields yang dibintangi Emily Blunt dan Andrew Scott. Adaptasi cerpen populer karya Claire Keegan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Netflix Siapkan Film Romantis 'Walk the Blue Fields', Satukan Emily Blunt dan Andrew Scott
ShowBiz
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
Sebelum meninggal, ia sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Los Angeles akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
Bagikan