Coco Ingatkan Keluarga ialah Segalanya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 07 November 2017
Coco Ingatkan Keluarga ialah Segalanya

Film Coco ingatkan kita untuk bangga akan keluarga. (foto: youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DISNEY-Pixar baru saja merilis trailer film animasi terbaru mereka, Coco. Trailer terbaru itu menampilkan peasn bahwa keluarga ialah segalanya.

Film itu menampilkan pengisi suara Benjamin Bratt, Gael Garcia Bernal, Edward James Olmos, dan Gabriel Iglesias.

Saat mempersiapkan perayaan Dia de los Muertos (Hari Orang Mati) bersama sang nenek Coco, Miguel (diperankan pendatang baru Anthony Gonzalez) mulai merasa berbeda dari keluarganya.

"Aku tak seperti keluargaku yang lain. Ada sesuatu yang membuatku berbeda," ujar Miguel.

Ia bermimpi menjadi musisi seperti kakek buyutnya, Ernesto de la Cruz (diisi suara oleh Benjamin Bratt). Karena amat ingin menunjukkan bakat musiknya kepada keluarga, Miguel malah terperangkap dalam Tanah Orang Mati, rumah bagi para leluhurnya.

Bersama Hector (Gael García Bernal), Miguel menjalani petualangan seru. Namun, ia harus kembali ke rumahnya sebelum matahari terbit. Jika tidak, ia akan terjebak selamanya di Tanah Orang Mati.

Dalam perjalanannya, Miguel belajar untuk merasa bangga atas dirinya dan atas asal-usulnya.

"Di dunia ini dan seterusnya, keluarga ialah segalanya." Begitulah ia bertekad.

Film animasi Coco disutradarai Lee Unkrich dan dibantu Adrian Molina. Coco tayang di bioskop 22 November mendatang.(*)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan